Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Belitung Awasi Coktas Hari Kedua di Lesung Batang

42

Ketua Bawaslu Belitung awasi langsung terhadap kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan di Kelurahan Lesung Batang. Rabu (06/08/25). Foto: N Abdissalam

Tanjungpandan – Rabu, 6 Agustus 2025, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Belitung melakukan pengawasan langsung terhadap kegiatan Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) Penyusunan Daftar Pemilih Berkelanjutan (PDPB) yang dilaksanakan di Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan.

Kegiatan Coktas yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 10.45 WIB. Turut hadir dalam kegiatan ini Anggota KPU Belitung, Novita Freshka Uktolseja dan Yossi, didampingi staf sekretariat KPU.

Ketua Bawaslu Belitung, Rezeki Aris Munazar, hadir langsung memimpin pengawasan bersama staf sekretariat Bawaslu. Bawaslu dan KPU bekerja sama untuk memastikan kesesuaian data pemilih, termasuk pemilih potensial, pemilih yang berubah identitas, dan pemilih yang telah meninggal dunia.

Pengawasan ini dilakukan dengan menemui ketua RT/RW dan mengunjungi rumah-rumah pemilih secara langsung untuk memastikan akurasi data. Lokasi pengawasan PDPB dilakukan di beberapa wilayah, yaitu RT 13, RT 21, RT 23, dan RT 24 Kelurahan Lesung Batang.

"Proses Coktas berjalan sesuai dengan aturan dan PKPU yang berlaku. Tadi yang kami awasi adalah data pemilih yang meninggal dunia, yang berubah status (cerai), dan orang yang berbeda tahun kelahiran," ujar Aris. "Berdasarkan data dari Kemendagri per triwulan II 2025, masih banyak data yang belum rapi dan membutuhkan pembaharuan."

Aris juga mengapresiasi kinerja KPU Belitung. "Coktas yang dilaksanakan KPU sudah bagus dan sesuai dengan PKPU. Namun, untuk lebih faktual, nantinya Bawaslu Belitung juga akan melakukan uji petik untuk memastikan data hasil penyusunan benar-benar aktual," tambahnya.

Ia berharap KPU dapat sering melakukan Coktas untuk pemilu yang akan datang. "Harapannya, data yang disajikan oleh KPU nantinya benar-benar aktual," tutup Aris.

Penulis: N Abdissalam

Editor: Rezeki Aris Munazar