Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Belitung dan SLBN Tanjungpandan Matangkan Rencana Kegiatan Penguatan Pemahaman Pemilu

205

Foto bersama setelah melakukan koordinasi terkait dengan rencana pelaksanaan kegiatan penguatan pemahaman kepemiluan di SLBN Tanjungpandan pada Senin (11/05/2026). Foto: Humas Bawaslu Belitung

Dalam rangka fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan di masa non tahapan, Bawaslu Kabupaten Belitung melaksanakan audiensi ke SLBN Tanjungpandan pada Senin (11/05/2026).

Audiensi tersebut dilakukan sebagai langkah awal koordinasi terkait rencana pelaksanaan kegiatan penguatan pemahaman kepemiluan, meliputi penetapan waktu pelaksanaan, jumlah peserta, serta materi yang akan disampaikan dalam kegiatan nantinya.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Belitung melakukan koordinasi langsung bersama Rhama Duniati, S.Pd selaku Kepala Skolah SLBN Tanjungpandan. Rhama Duniati menyampaikan bahwa pada dasarnya pihak sekolah menyambut baik dan menerima secara terbuka kedatangan Bawaslu Kabupaten Belitung sebagai bentuk sinergi dalam meningkatkan pemahaman demokrasi dan kepemiluan bagi peserta didik, khususnya penyandang disabilitas.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), Yerri Larona, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi aktif penyandang disabilitas dalam pengawasan pemilu. Dalam pelaksanaannya nanti, peserta akan diberikan pemahaman terkait pentingnya pengawasan partisipatif serta diajak untuk berani mengawasi dan melaporkan apabila menemukan dugaan kecurangan dalam pelaksanaan pemilu.

Lebih lanjut, kegiatan fasilitasi penguatan pemahaman kepemiluan ini merupakan bagian dari upaya pendidikan politik dan pengawasan partisipatif yang dilakukan sejak dini sebagai persiapan menghadapi Pemilu Tahun 2029.

Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Belitung berharap dapat mendorong terciptanya pemilu yang inklusif, partisipatif, dan memberikan ruang yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dalam proses demokrasi di Indonesia, terkhususnya di pulau Belitung.

Penulis: Annisa S.W

Editor: Yerri L