Bawaslu Belitung Dorong Literasi Politik Generasi Muda
|
Belitung, 15 Desember 2025 — Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Belitung berpartisipasi dalam kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Belitung. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendorong dan memfasilitasi peningkatan kesadaran serta partisipasi politik yang transformatif, khususnya bagi generasi muda di wilayah Kabupaten Belitung.
Pendidikan Politik Tahun 2025 dilaksanakan secara luring di Hotel Green Tropical Village, Tanjungpandan, Belitung. Kegiatan ini diikuti oleh peserta tingkat SLTA se-Kabupaten Belitung yang berasal dari 17 sekolah, dengan masing-masing sekolah mengirimkan 5–6 orang perwakilan.
Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Belitung mendapat kepercayaan sebagai narasumber. Hadir sebagai pemateri, Rezeki Aris Munazar, S.H., selaku Ketua Bawaslu Kabupaten Belitung, yang membawakan materi berjudul “Peran Generasi Muda dalam Demokrasi: Menangkal Hoaks dan Politik Uang.”
Dalam pemaparannya, Rezeki Aris Munazar, S.H. menjelaskan bahwa hoaks dan praktik politik uang merupakan ancaman serius bagi demokrasi dan persatuan bangsa. Pencegahan terhadap kedua hal tersebut membutuhkan kesadaran kolektif, peningkatan literasi digital, pendidikan politik yang berkelanjutan, serta komitmen bersama untuk menjaga integritas demokrasi dan nilai-nilai kebangsaan. Oleh karena itu, peran generasi muda dinilai sangat penting dalam menangkal hoaks dan politik uang guna mewujudkan Pemilu yang bersih dan berintegritas.
“Kami berharap generasi muda tidak ragu untuk berpartisipasi aktif dalam pengawasan Pemilu. Melalui pemahaman mengenai konsekuensi dan akibat pidana dari penyebaran hoaks serta praktik politik uang, generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga integritas demokrasi,” ujar Rezeki Aris Munazar, S.H., dalam sesi penyampaian materi.
Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kolaboratif antara Bawaslu, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, serta masyarakat, khususnya generasi muda. Dengan demikian, pengawasan Pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab lembaga pengawas semata, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama seluruh elemen bangsa.
Melalui pelaksanaan Kegiatan Pendidikan Politik Tahun 2025 ini, Bawaslu Kabupaten Belitung berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kesadaran dan partisipasi publik dalam pengawasan Pemilu sebagai wujud nyata peran serta masyarakat dalam mewujudkan Pemilu yang demokratis dan berintegritas.
Penulis: Lezza
Editor: Rezeki Aris Munazar