Lompat ke isi utama

Berita

Hasil Pengawasan Bawaslu Belitung Triwulan I 2026: Daftar Pemilih Bertambah 878 Orang

TANJUNG PANDAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Belitung merilis hasil pengawasan terhadap rekapitulasi Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) periode Triwulan I Tahun 2026. Data menunjukkan adanya tren kenaikan jumlah pemilih di Negeri Laskar Pelangi dibandingkan dengan akhir tahun sebelumnya.

Berdasarkan hasil pengawasan, tercatat jumlah pemilih pada Triwulan IV Tahun 2025 sebanyak 142.971 orang. Angka ini mengalami kenaikan pada Triwulan I Tahun 2026 menjadi 143.849 orang, atau bertambah sebanyak 878 pemilih.

Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (HPPH) Bawaslu Belitung, Yerri Larona, menjelaskan bahwa kenaikan tersebut terdiri dari penambahan 486 pemilih laki-laki dan 392 pemilih perempuan.

"Berdasarkan hasil pengawasan kami, penambahan sebanyak 878 orang ini didominasi oleh pemilih pemula yang baru memasuki usia 17 tahun serta adanya penduduk yang pindah masuk ke wilayah Kabupaten Belitung. Kami memastikan setiap pergerakan data ini terpantau agar hak pilih masyarakat tetap terjaga," ungkap Yerri Larona.

Lebih lanjut, Yerri menegaskan bahwa akurasi daftar pemilih adalah pilar utama dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas. Bawaslu Belitung berkomitmen untuk terus mengawal proses pemutakhiran data ini guna mencegah terjadinya data ganda atau adanya pemilih yang telah Tidak Memenuhi Syarat (TMS) namun masih terdaftar.

Ketua Bawaslu Belitung, Rezeki Aris Munazar, turut mengimbau masyarakat untuk tetap proaktif.

"Kami mengajak masyarakat Kabupaten Belitung untuk mengecek status hak pilihnya secara mandiri. Jika ada anggota keluarga yang sudah meninggal dunia atau ada pemilih pemula yang belum terdata, silakan laporkan kepada kami atau jajaran pengawas di tingkat kecamatan," pungkas Aris Munazar.

Dengan rilisnya data ini, Bawaslu Belitung memastikan bahwa fungsi pencegahan dan pengawasan terhadap data pemilih berjalan secara intensif demi menjamin integritas demokrasi di Kabupaten Belitung.

Penulis: M.Yusuf

Editor: Yerri L