Lompat ke isi utama

Berita

Kepercayaan Publik terhadap Bawaslu Capai 71,3 Persen

Belitung, 09 Juni 2026 — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memperoleh tingkat kepercayaan publik sebesar 71,3 persen berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan Poltracking Indonesia pada Mei 2026. Hasil tersebut menempatkan Bawaslu pada peringkat ketiga lembaga negara dan institusi demokrasi yang paling dipercaya masyarakat.

Selain tingkat kepercayaan, Bawaslu juga mencatat tingkat kepuasan publik sebesar 70,1 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa kinerja pengawasan yang dilakukan Bawaslu mendapat penilaian positif dari masyarakat.

Kepercayaan dan kepuasan publik tersebut menjadi dorongan bagi Bawaslu untuk terus menjalankan tugas pengawasan secara profesional, independen, dan berintegritas. Selama ini Bawaslu tidak hanya melakukan pengawasan terhadap tahapan pemilu dan pemilihan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan pelanggaran serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan.

Hasil survei ini juga menjadi gambaran bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada Bawaslu sebagai lembaga yang bertugas mengawal proses demokrasi. Oleh karena itu, Bawaslu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan serta menjaga kepercayaan yang telah diberikan oleh masyarakat.

Survei nasional Poltracking Indonesia dilaksanakan pada 11–17 Mei 2026 dengan melibatkan 1.220 responden yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka menggunakan aplikasi dengan mengacu pada data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu 2024.

Bawaslu Kabupaten Belitung menyambut baik hasil survei tersebut dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengawasan serta memperkuat pengawasan partisipatif di daerah. Dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis: M.Yusuf

Editor: Yerri L